Monday, May 13, 2013

Never Let You Go, I Love You

Jalan-jalan ke pulau Pari
Jangan lupa membeli bakmi
Aku tak mau hanya sendiri
Bila tak ditemani Rosmi

Duduk-duduk di pinggir laut
Sambil melihat ke arah bintang
Senyum manisnya memang maut
Dan juga sangat menantang

Naik kapal goyang-goyang
Jangan lupa pancing ikan
Hanya kamu yang kusayang
Kekasih yang kubanggakan
Love make us always HAPPY
Menatap indahnya masa depan dengan OPTIMIS
Dunia hanya milik aku dan kamu, ya hanya AKU DAN KAMU...
Walaupun ombak masalah menerjang, KESETIAAN kami takkan terpisahkan...
Saling MENGINGATKAN demi kebaikan
Cinta membuat kami saling MENGUATKAN ketika masalah mendera
KETULUSAN untuk menerima pasangan apa adanya
Rela BERKORBAN demi orang yang dicintai
BERSAMA menggapai mimpi
MASA DEPANmu adalah MASA DEPANku juga
TIDAK ada yang namanya TAKUT bila kamu ada disisiku
KEJUJURAN kunci kami untuk saling percaya
Aku SANGAT BAHAGIA bisa hidup bersamamu
Dan CINTA membuat kami bertahan hingga saat ini

Jelajah Pulau Pari

Hai semuanyaaa! Apa kabar nieh? Gimana suasana liburannya setelah longweekend? Pasti seru donk yah! Postingan kali ini merupakan postingan yang spesial. Kenapa? Karena gue ingin menceritakan mengenai liburan gue bersama teman-teman dan tentunya pasangan gue. So, daripada ngelantur kaga jelas, disimak ajah yuk cerita liburan seru gue!
Suasana kapal saat berangkat menuju ke pulau Pari
Gue dan teman-teman ex kantor lama, merencanakan ingin liburan bareng pada tanggal 11-12 Mei 2013 . Kami mulai merencanakan liburan ini sejak 2 bulan lalu. Tempat liburan yang dipilih kali ini adalah pulau Pari. Ya, pulau Pari adalah salah satu pulau tujuan wisata di Kepulauan Seribu.
Pacaran di tepi pantai emank yahud! (=^.^=)
Hari Sabtu tanggal 11 Mei, gue bersama teman-teman gue ngumpul di pelabuhan Muara Angke sekitar jam setengah 7 pagi. Lalu kami naik kapal penyebrangan yang menuju ke pulau Pari. Sekitar jam setengah 8 pagi, kapal meninggalkan dermaga dan berangkat menuju pulau Pari. Penumpang di kapal pada saat itu tidak terlalu banyak, walaupun sebenarnya cukup susah juga menselonjorkan kaki. Hehehe...
My team, 1 orang lagi yang motret. Hehehe...
Kurang lebih 2 jam perjalanan, kami tiba di pulau Pari. Sesampainya di sana, kami menemui tour guidenya dan dia mendampingi kami menuju ke penginapan Pari 1. Kami menggunakan sepeda yang sudah disiapkan oleh tour guide. Kami menggenjot sepeda dengan semangat agar bisa dengan segera tiba di penginapan. Ternyata penginapannya terletak di ujung barat pulau Pari.
BBQ di pantai Pasir Perawan
Setelah sampai di penginapan, kegiatan pertama yang kami lakukan adalah mengeksplorasi pantai yang berada di samping penginapan. Kami pun menyempatkan diri untuk berfoto bersama. Caelaaahhh~!! Kami diberi waktu sampai dengan jam 12 siang, lalu makan siang dan dilanjutkan dengan snorkling untuk melihat terumbu karang dan memberi makan ikan laut. Selama snorkling, terkadang kulit kami terasa seperti disengat, ternyata menurut tour guidenya, itu adalah sengatan ubur-ubur yang tak kasat mata. Untungnya sengatan tersebut tidak berbahaya walaupun menimbulkan sedikit rasa sakit. Setelah beberapa jam snorkling, kami memutuskan untuk mengunjungi pulau Tikus. Pulau Tikus adalah sebuah pulau yang berukuran kecil, letaknya tidak jauh dari pulau Pari, dan tidak berpenghuni. Setelah puas bermain-main di pulau Tikus, kami melanjutkan kegiatan hari itu dengan barbeque-an di malam harinya.
Menu BBQ yg ciamik! \(^.^)/
Setelah semuanya selesai mandi dan selesai makan malam, kami berangkat menuju ke pantai Pasir Perawan untuk barbeque-an. Alat transportasi utama di pulau ini adalah sepeda, so kami ke pantai Pasir Perawan dengan menggunakan sepeda juga. Sesampainya di sana, gelapnya malam dan riuhnya wisatawan  lain menyambut kedatangan kami. Kami diberikan sate cumi-cumi dan ikan hasil barbeque yang jumlahnya menurut kami melebihi porsi untuk 9 orang. Setelah kekenyangan menikmati lezatnya ikan bakar di pinggir pantai sambil ditemani deru ombak laut, kami memesan kelapa muda sebagai hidangan penutup. Mantap surantap! Tak terasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, dan beberapa dari kami memutuskan untuk pulang kembali ke penginapan. Setelah tiba di penginapan, kami tidur untuk melepas lelah.
Sunrise hunter team
Keesokan harinya, sekitar pukul 5 pagi, kekasih gue tercinta membangunkan gue untuk mengejar sunrise. Hanya beberapa dari kami yang sudah bangun dan berminat untuk pergi. Tempat tujuan kami untuk mendapatkan sunrise yaitu ke Bukit Matahari. Namun kami harus menelan kekecewaan yang mendalam karena sampai pukul 6 lewat, matahari tidak muncul juga dan kami gagal untuk memotret sunrise. Hal ini dikarenakan kondisi langit yang mendung disertai gerimis kecil yang membuat matahari menjadi tidak terlihat. Setelah puas berfoto di Bukit Matahari, kami kembali ke penginapan untuk sarapan.
Seorang anak pemulung
Pukul 7 lewat, sarapan datang. Setelah selesai sarapan, kegiatan kami selanjutnya adalah bermain-main di pantai Pasir Perawan. Cuaca saat itu kurang bersahabat karena gerimis. Setelah beberapa jam bermain di pantai Pasir Perawan, kami melanjutkan aktivitas kami dengan naik "sofa air" yang berada di dermaga. Dari pantai Pasir Perawan, kami bersepeda bersama menuju ke dermaga.
Me with my lovely at Bukit Matahari (=^.^=)
Sesampainya di dermaga, kami mengantri beberapa saat untuk bisa bermain "sofa air". Sofa air berbentuk seperti perahu karet dan dapat diisi sampai dengan 5 orang dan ditarik oleh sebuah speedboat dengan kecepatan tinggi. Gue mohon maaf karena tidak bisa menceritakan serunya naik sofa air, kalian harus rasakan sendiri sensasinya! Hehehe...
Whoops! (>.<)
Setelah selesai bermain sofa air, kami kembali ke penginapan untuk mandi dan packing. Sambil menunggu kapal yang menjemput kami datang, kami menyempatkan diri untuk mencari makan siang dan oleh-oleh. Sekitar pukul setengah 2 kapal kami datang, dan kami berangkat ke Jakarta kurang lebih pukul 2. Kami tiba di Muara Angke sekitar jam 4 kurang dan dengan demikian berakhirlah liburan di pulau Pari yang sangat menyenangkan ini!
Penginapan Pari 1
Thanks for reading and enjoy! v(^.^)v
Pantai Pasir Perawan
Welcome to Pari Island!
Serunya naik sofa air! \(^.^)/

Friday, April 19, 2013

RUU Ormas Batal Disahkan!

Berikut hasil petisi mengenai RUU Ormas. Thanks buat semuanya yang sudah turut berperan serta.

Teman-teman yang baik,
Tanggal 10 April yang lalu saya mengabarkan ke teman-teman kalau RUU Ormas akan disahkan pada tanggal 12 April. Nah, melalui email ini saya kabarkan dengan gembira; pengesahan RUU Ormas akhirnya batal disahkan pada hari tersebut!
Kabar baik ini salah satunya karena tanda tangan teman-teman dalam petisi ini. Karena itu saya ingin berterimakasih kepada teman-teman semuanya, yang ikut juga menandatangani dan menyebarkan. Juga khusus untuk Bang Longgena Ginting, Ketua Greenpeace Indonesia yang telah menyebarkan petisi ini ke anggota-anggota Greenpeace Indonesia di hari-hari terakhir.
Seperti saya katakan pada email sebelumnya, selain petisi online, saya dan teman-teman telah melakukan berbagai kegiatan, dari keliling ke kota-kota lain untuk menyebarkan potensi bahaya RUU Ormas, sampai mengajak berbagai tokoh dan kalangan berpengaruh. Bahkan pimpinan Ormas Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama sudah ikut menyatakan keberatan atas isi RUU.
Jika DPR membahas RUU ini kembali, apalagi kembali berencana mengesahkan, maka kita harus kembali suarakan agar RUU ini tak mengancam kebebasan warga untuk berkumpul dan berorganisasi.
Terus semangat dan salam, 

Kristina Viri

Terima kasih.

Tuesday, April 16, 2013

Special Surprise from Someone Special on My Birthday

Sebelumnya gue mao ngucapin makasi buat semuanya yang udah ngucapin selamat ultah ke gue, baik via SMS, WhatsApp, email, Twitter, maupun Facebook. Hehehe... Pada postingan kali ini, gue akan menceritakan mengenai kejutan yang diberikan oleh kekasih gue tercintah pada hari jadi gue kali ini. Hehehe...
Kue dan kado dari kekasih tercinta... \(^.^)/
Pukul 4 subuh, pujaan hatiku udah bangun dari tidurnya. Trus doi siap-siap buat ke rumah gue sekalian nanti bakal kuliah. Sebagai informasi ajah, rumah doi di Kalideres dan rumah gue di Sunter. Jarak yang ditempuh apabila menggunakan sepeda motor sekitar 22 km. Lumayan khan?! Subuh-subuh doi berangkat dari rumahnya naik busway langsung menuju ke rumah gue. So, gue hargai jerih payahnya yang menurut gue cukup pengorbanan banget. Love u sayaaang... (=^.^=)
Begaya dulu... (^.^)v
Gue lanjutin dhe ceritanya. Hehehe... Setelah doi sampe di rumah gue, jelas ajah gue masih dalam posisi bobo imut bersama bantal dan sarung kesayangan. Tiba-tiba ada yang kiss kening gue dan teriak happy birthday. Gue kaget! Terkejut! Shock! Ternyata itu adalah pujaan hati gue yang pagi-pagi sekitar jem 6 kurang udah sampe di rumah gue. Doi bawain kue coklat yang yummy abeeesss! Selaen ntuh gue juga dikasi kado. Sayangnya sampe post ini diturunkan, gue kelupaan ngebuka kado dari yayang gue. Hahaha... Di rumah, kita makan sepageti bareng-bareng bis ntuh poto-poto bentar, lalu gue mandi.
*kiss kening* (=^.^=)
Setelah gue kelar ganti baju, gue nganterin kekasih yang tercinta dulu ke kampusnya di sebelah CP situ. Bis ntuh, gue langsung cao ke tempat kerjaan. Hahaha...

Thanks sayaaang buat kejutannya. U're so amazing...
*kiss kening* *peluk erat* \(^.^)/

With love,
Derry

Tuesday, April 9, 2013

Batalkan Pengesahan RUU Ormas!

Apakah Anda tergabung dalam sebuah kelompok, komunitas, atau organisasi apapun? Kalau iya, hati-hati.
Saat ini, DPR dan Pemerintah ingin mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Organisasi Masyarakat (RUU Ormas). Sebentar lagi 12 April RUU ini akan disahkan. Isinya menghambat anda untuk berkumpul dan berorganisasi, bahkan sekecil apapun.
Siapapun anda, ketika kumpul bersama dua orang atau lebih, memiliki kesamaan tujuan dan minat, maka anda wajib mendaftarkan komunitas, kelompok maupun organisasi anda ke Bupati, Walikota, Gubernur, atau Kementerian Dalam Negeri. Bahkan, harus membuat akta notaris!
Tidak hanya itu. Menurut RUU ini, setiap komunitas/kelompok anda harus memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), surat pernyataan tidak berafiliasi partai politik, untuk mendapat Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Jika tidak, maka anda dilarang beraktifitas.
Tidak hanya wajib daftar, semua organisasi, kelompok, atau komunitas di Indonesia juga bisa dihentikan kegiatannya bahkan dibubarkan dengan ukuran yang bisa di tarik-ulur oleh pemerintah atau aparat penegak hukum.
Berorganisasi atau berkumpul merupakan hak setiap orang tanpa terkecuali. Jika ini merupakan hak, maka selayaknya negara/pemerintah memfasilitasi dan memberikan perlindungan, bukan memberikan batasan dan kewajiban yang memberatkan.
Awalnya, pembuatan RUU ini bertujuan untuk menindak organisasi pelaku kekerasan. Kita setuju. Tapi Indonesia sudah punya Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) yang bisa menjerat pelaku kekerasan atau tidakan kriminal. Faktanya? Itu tak dilakukan. Karena memang masalahnya bukan pada Undang-Undang, melainkan penegakan hukum.

Monday, April 1, 2013

Tablo Paskah 2013 Paroki Santo Lukas Sunter

Hai hai... Udah lama nih gue ga nulis blog gara-gara banyak kesibukan di kerjaan yang baru. Hehehe... Dan kali ini, gue akan menulis blog dengan konten yang sedikit berbeda dari biasanya. Tulisan gue kali ini berbau sedikit religius. Begh! Daripada kebanyakan intro, mending langsung disimak aja deh. Hehehe...
Latian awal
Setiap 2 tahun sekali, Paroki Santo Lukas Sunter membuat tablo atau drama Paskah mengenai Kisah Sengsara Yesus. Tablo ini diperankan oleh para OMK dan panitianya pun berasal dari OMK sendiri. Singkatan dari OMK adalah Orang Muda Katolik. Adegan dalam tablo Paskah ini diambil dari 14 Perhentian pada Jalan Salib. Kita bahas dari persiapan yah...
Promosi mencari pemain di depan Gereja Santo Lukas Sunter
Persiapan tablo ini sudah dimulai sekitar bulan Desember 2012. Kegiatannya masih berupa pencarian pemain dan latihan dasar. Untuk pemain kali ini berasal dari pemain yang sudah pernah mengikuti tablo sebelumnya (termasuk saya, ehem!) dan pemain yang baru pertama kali mengikuti tablo. Semua mendapatkan pelatihan yang sama. Setelah 1 bulan lebih belajar latihan dasar, maka dilakukan casting untuk memerankan tokoh-tokoh di dalam tablo, seperti Yesus, Kayafas (Imam Agung), Hanas, Pilatus, Bunda Maria, Simon dari Kirene, wanita menangis, Barabas, Petrus, prajurit, kepala prajurit, Yusuf Arimatea, rakyat, dan peran lainnya. Setelah pemain ditunjuk untuk memerankan suatu peran tertentu maka tahap selanjutnya adalah melakukan adegan seperti yang ada di dalam naskah, termasuk menghafalkan dialog. Dan kali ini gue kebagian peran menjadi Kayafas (Imam Agung). Latihan-latihan selanjutnya lebih mengedepankan aspek-aspek penting dalam bermain drama, seperti latihan ekspresi muka, olah tubuh, olah vokal, penggunaan properti, blocking, dan lain sebagainya. Pemain dituntut untuk lebih banyak latihan. Walaupun lelah mendera, tetapi semangat dan kebersamaan kami tidak berkurang. Selanjutnya, gue akan menceritakan saat di hari pementasan.
Suasana saat latihan di Aula Hendrikus
Jumat, 29 Maret 2013, kami para pemain dianjurkan untuk berkumpul pukul 03.30 pagi di Pondok Paroki. Memang kami tampil pada pukul 08.00 di hari itu, tetapi kami datang pagi untuk briefing, sarapan, make-up, pakai kostum, dan mempersiapkan diri. Para panitia pun sudah bekerja keras semalaman agar tablo pada hari itu berjalan lancar.
Olah tubuh saat latihan alam
Pukul 08.00, tablo dimulai dan dibuka dengan lagu dan doa pembukaan. Adegan pertama merupakan percakapan antara Hanas dan Kayafas mengenai rencana busuk mereka untuk menjebak Yesus, persekongkolan mereka dengan Yudas Iskariot, sampai pada Pilatus.
Me as Kayafas (Imam Agung) \(^.^)/
Adegan-adegan berikutnya seperti pada perhentian di Jalan Salib. Agak sulit untuk menceritakannya di sini karena sebuah karya theaterical harus disaksikan secara langsung dan sulit untuk diterjemahkan ke dalam kata-kata karena kata-kata tidak dapat menggambarkan semuanya.
Kayafas memprovokasi rakyat \(^.^)/
Akhir kata, gue ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, teman-teman pemain, rekan-rekan panitia, dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Terima kasih juga kepada semua umat Katolik yang sudah menonton tablo Paskah kali ini. Semoga kebersamaan kita saat mempersiapkan tablo Paskah ini tidak berlalu begitu saja dan semoga di kita dapat berjumpa lagi di aksi-aksi theaterical lainnya. Maju terus OMK Paroki Santo Lukas!
Yesus (>.<)
Camera! Roll! Action! Cheers~!! \(^.^)/
Saat Yesus dipaku di kayu salib
Berikut gue tambahkan juga beberapa foto yang menggambarkan serunya persiapan dan tablo di tahun 2013 ini. Enjoy the show~!!
Yesus disalib
Saat Yesus dikafani
Semua pemain dan crew

Wednesday, March 20, 2013

Happy Message

To Chen:
Hai sayaaang~! Klik link ini dhe... Hehehe... \(^.^)/

Just For You!