Tuesday, February 4, 2014

Ngebolang ke Villa Bali

Hai hai... Gue mo update content blog gue lagi nih. Hehehe... Postingan kali ini menurut gue spesial. Kenapa? Karena pada postingan kali ini, gue akan bercerita mengenai liburan gue bersama teman-teman kantor lama gue. Walaupun tempat kerja kami ada yang sudah terpisah-pisah tetapi hubungan kami secara personal tetap terjaga. Pada postingan kali ini juga, gue mencoba untuk menyajikan rich content yang dilengkapi dengan video, ngga hanya foto-foto seperti postingan gue biasanya. Selain itu, sepertinya cerita gue kali ini akan cukup panjang. Siapkan waktu dan nafas Anda. Hahaha... So, mari disimak ceritanya berikut ini!
Suasana di KRL waktu berangkat
Kita semua tahu bahwa tanggal 31 Januari 2014 kemarin adalah hari libur Imlek. Gue dan teman-teman kantor lama gue merencanakan untuk mengadakan liburan pada tanggal 31 Januari sampai 1 Februari 2014 kemarin. Destinasi liburan kami kali ini tidak berada terlalu jauh dari kota Jakarta, yaitu sebuah villa yang bernama Villa Bali. Konsep liburan kali ini adalah ngebolang, yaitu liburan dengan menggunakan kendaraan umum atau yang dikenal dengan public transportation. Terus kok ceritanya ga mulai-mulai nih? Oke oke, gue ngalah, ini baru pendahuluannya. Hahaha... So, kronologis ceritanya silakan disimak di paragraf berikut ini!
Berawal dari teman, jadi keluarga kecil. Hehehe...
Hari Jumat pagi tanggal 31 Januari 2014, gue bangun subuh-subuh, lalu gue bergegas menuju halte busway terdekat dari rumah gue, yaitu koridor 12. Cukup lama juga sih nungguin bus-nya dateng, tapi karena gue orangnya sabar, jadi ga masalah buat gue. Hahaha... Dengan menggunakan bus Transjakarta, gue meluncur ke stasiun Kota sebagai meeting point yang sudah kami sepakati sebelumnya. Dan tak lama setelah sampai di stasiun Kota, akhirnya semua sohib gue yang ngikut liburan kali ini pun sudah berkumpul. Saatnya beli tiket Commuter Line! Setelah membeli tiket, kami mampir sebentar ke mini market untuk membeli cemilan selama di jalan.
Pengeeennn ngumpul kayak gini lagiii... \(^.^)/
Kami terakhir bertemu dan ngumpul bareng saat pernikahan salah satu dari kami sekitar bulan Oktober 2013 lalu (seinget gue Oktober sih bulannya, maap kalo salah). Hehehe... So, kebayang banget khan kalo udah lama ga ketemu dan ga liburan bareng, kangennya kayak apa... *peluk eraaattt* \(^.^)/ Karena sudah agak lama ga ketemu, tentu banyak hal yang bisa diceritakan. Apalagi kalo ngajak temen yang perempuan, namanya ngebahas gosip hampir pasti ga kelewat sewaktu ketemu. Hehehe... So, sepanjang perjalanan di dalam KRL, kami banyak bercerita dan tanpa kami sadari penumpang lain pun menyimak apa yang sedang kami bicarakan. Gimana penumpang lain ga ikutan nyimak, kita ngobrolnya udah kayak yang punya kereta dan kayak ga punya dosa! Hahaha... Tak terasa 2 jam berlalu di dalam KRL, kami sampai di stasiun paling akhir yang bisa dijangkau oleh KRL. Setelah keluar stasiun, kami naik angkot mengikuti petunjuk salah satu teman lama kami yang memang tinggal di kota ini. Setelah berganti angkot satu kali, akhirnya kami tiba di Villa Bali! Perjalanan dari stasiun ke Villa Bali dengan menggunakan angkot memakan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit.
Kebersamaan yang tak terpisahkan. Hahaha...
Seperti biasa kalau liburan bareng ke suatu tempat, hal pertama yang dilakukan adalah memilih kamar! Dan seperti biasa, aturannya adalah ladies first! Wanita yang memilih duluan. Dan wow-nya lagi, ternyata di dalam komplek Villa Bali, ada kolam renangnya! Wuih, sedaaappp!
Pose aneh di depan kolam renang... (~.~!)
Kebetulan hari itu adalah hari Jumat dan jam hampir menunjukkan pukul 12 siang, maka teman-teman cowo yang beragama muslim harus menunaikan sholat Jumat terlebih dahulu. So, sebagian dari rombongan kebagian tugas jaga villa, termasuk gue. Tetapi masalahnya adalah... Kami belum sempat makan siang! Selama di villa, hal yang kami lakukan adalah mengobrol, ngobrol, dan ngobrol, udah kayak ga ketemu setengah abad. Itulah ajaibnya kelompok sohib gue yang ini, setiap ketemu, ada ajah bahan obrolannya, kaga ada matinya. Dan matinya, perut kami udah keroncongan banget! Dari yang awalnya ngobrol posisi duduk, sampe akhirnya posisi tiduran, tapi tetep ajah ngobrol! Pukul 2 pun berlalu, dan tidak ada tanda-tanda kemunculan teman-teman yang pergi sholat kembali ke villa. Tak lama kemudian, mereka datang dengan membawa makan siang. Yihaaa~!! Ini nih yang ditunggu-tunggu. Hehehe... Setelah makan siang, gue dibantu teman-teman yang perempuan kebagian tugas nyuci piring. Emang dasar neh yang cowo-cowo pada males ajah, gada yang bantuin gue... *malah curcol* Skip skip skip...
Cheers~!! (^.^)v
Hari semakin malam dan apa yang ditakutkan pun terjadi, hujan deras mengguyur Villa Bali. Derasnya hujan membuat kami harus menahan dingin dan lapar karena kebetulan sudah jam makan malam. Jam sudah menunjukkan pukul setengah 9, tapi hujan tak kunjung reda. Kami semua sudah lunglai menunggu hujan berhenti. Tak lama kemudian hujan pun berhenti. Seketika kami merasa bahagia sesaat, akhirnya bisa makan dan jajan jugaaa! Hahaha... Kami bergegas keluar villa. Ternyata tantangannya tak berhenti sampai di situ saja, keluar villa, kami celingukan ke kiri dan ke kanan, tapi tak kami temukan satu penjual makanan pun. Huaaa... Dalam kondisi yang lapar dan sedikit kedinginan, kami menyusuri jalan mencari penjual makanan. Setelah menemukan pertigaan, kami menemukan Indomaret dan penjual makanan, seperti bakso, martabak, dan nasi goreng. Pencarian kami selesai sudah! Akhirnyaaa~!! Hahaha... Walaupun pilihannya ga banyak, tapi kami bisa makan malam dengan layak. Yeah! Kita sepakat untuk membeli nasi goreng, pertimbangannya adalah malam itu cukup dingin dan kami butuh banyak energi untuk melanjutan acara pada malam harinya. Gue pesen satu piring nasi goreng dan seperti biasa, kaga usah pedes. Setelah makan malem, kami ke Indomaret buat beli cemilan, teman ngobrol di malam hari. Hehehe... Setelah beli cemilan, kami kembali ke villa.
Pokoke ngumpul... \(^.^)/
Sesampainya di Villa Bali, acara dilanjutkan lagi dan kali ini cemilannya cukup banyak jadi ga khawatir bakal kelaperan sekalipun badai menghadang. Nih gue sebutin cemilannya, ada martabak keju, martabak telor, martabak ketan item, Coca-Cola Zero, dan makanan ringan lainnya. Hahaha... Kita lanjut ke acara berikutnya. Acara selanjutnya adalah... Jreng jreng jreng~!! Main kartu! Hahaha... Kali ini mode main kartunya adalah "tepok nyamuk". Permainan berjalan seru dan sengit, pertarungan kian memanas, tangan pun memerah karena kena tabokan dasyat dari sesama pemain. Tapi salah seorang teman kami sebut saja Mas Ibus melancarkan serangan "modus"nya dengan megang-megang tangan temen yang cewe. Bisaan ajeh! Setelah lelah bermain, kami mengangkat kasur keluar kamar dan tidur bareng-bareng di ruang tamu, tapi jangan mikir aneh-aneh, ini cuman berlaku buat cowo doang kok, yang cewe tetep tidur di kamar, kecuali gue! Hahaha... Skip skip skip... (Ini kita beneran tidur).
Suasana saat main kartu di malam hari
Ini lho yang namanya Mas Ibus. Masih jomblo juga dia...
Pagi harinya sarapan kami sudah diantar. Tebak apa sarapan kami pagi itu?
Paling ganteng di antara cabe-cabean. Hahaha... *piss* (^.^)v
Ngapain juga sih repot-repot nebak, dapet hadiah juga kaga, mending gue kasih tau langsung ajalah. Hahaha... Pagi itu kami sarapan bubur. Buburnya enak lho! Sapa dulu yang bikin! Yang bikin adalah "camer", tau dah camernya sapa, jodoh di tangan Tuhan khan bro sis?! Amin! Hahaha... Kok malah jadi ngelantur. Oke next...
Udah kayak Power Rangers! \(^.^)/
Waktu sudah menunjukkan jam 1 siang lewat, saatnya kami untuk kembali ke Jakarta. Packing dan beres-beres kamar pun dilakukan. Untungnya sebelum pulang kami menyempatkan diri untuk berfoto-foto dahulu di komplek Villa Bali. Skip skip skip...
Pose nanggung, yang penting foto! Hehehe...
Namanya juga ngebolang, so kami pulangnya juga naik angkot. Kami naik angkot dari depan villa. Tetapi sebelum kami kembali ke Jakarta, kami memutuskan untuk membeli Makaroni Panggang dulu di dekat Taman Kencana. Katanya sih tempatnya lumayan tersohor, tapi kok gue ga tau yah. Apa gue yang kelewat katrok. Penasaran juga sih. Hehehe... Siang itu jalanan macet, mungkin gara-gara masih masa liburan kali yah.
Our little family... \(^.^)/
Sesampainya di Makaroni Panggang, kami memesan makan siang dan oleh-oleh. Setelah itu, kami mencarter angkot menuju ke stasiun.
Gaya bebas! \(^.^)/
Di stasiun, kami membeli tiket dan kebetulan kereta yang akan kami naiki sudah tersedia. Rasa lelah mendera kami. Memang saat pulang kami ga ngobrol seheboh seperti saat berangkat, tapi kalau cuma iseng doang sih kami masih sempat. Hahaha... (Ada videonya lho!) Kami turun di stasiun yang berbeda dan cuman gue doank yang turun di stasiun Kota. Gue nyampe stasiun Kota kurang lebih pukul 6 sore. Dari stasiun, gue kembali ke rumah dengan menggunakan bus Transjakarta.
Di depan Villa Bali
Demikianlah cerita seru liburan Imlek kemarin bersama teman-teman kantor lama gue. Sebagai sohib yang baik, setiap tahun kami selalu merencanakan liburan bersama. Tujuannya adalah untuk ngumpul bareng, cerita, dan sekedar melepas penat. Di akhir postingan ini, gue ingin memberikan pesan moral, yaitu sekali-kali adain liburan bareng sama sohib-sohib kalian biar jalinan silahturahmi tetap terjaga karena persahabatan adalah hadiah yang indah dari Tuhan dan tetaplah bergaul secara positif. Caeeelaaahhh sok religius banget dah gue. Hehehe... Akhir kata, semoga kalian menikmati cerita liburan gue kali ini dan ngga ngerasa bosen karena postingannya kepanjangan. Hehehe... Semoga menginspirasi. Thanks for reading! Enjoy! \(^.^)/
Itu sendal gue ganggu banget dah! (>.<)
Berfoto sebelum pulang... (^.^)v
Berikut beberapa video seperti yang gue janjikan di atas, semoga menghibur! \(^.^)/

Tuesday, January 28, 2014

Pertama Kalinya Gue ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta

Hai hai... Gue baru ada waktu lagi nih buat nambah-nambahin postingan gue di blog ini. Hehehe... Kali ini gue ingin menceritakan pengalaman pertama gue ke kebun binatang Ragunan, Jakarta. Walaupun gue dilahirkan di Jakarta, tapi gue baru kali ini ke kebun binatang Ragunan. Ironis banget yah... Maaf juga kalau postingan kali ini rasanya agak-agak norak gimana gituuu... Hehehe... Langsung ajah disimak yooo ceritanya...
Singa jantan. Auuummm~!!
Berawal dari nyokap yang pengen banget jalan-jalan tapi kaga mau jauh-jauh karena takut pusing (maklum, namanya juga orang tua, hehehe), gue dan adik gue menawarkan beberapa pilihan ke nyokap. Yang pertama adalah Monas, yang kedua adalah Ancol, dan yang terakhir adalah kebun binatang Ragunan! So, kami mufakat untuk memilih kebun binatang Ragunan sebagai tempat tujuan kami kali ini. Beginilah kalau punya cita-cita jadi anak berbakti. Ehem~!! Hehehe... (^.^)v
Ukuran orang utan ini aslinya sangatlah besaaarrr!
Hari Minggu tanggal 26 Januari 2014, sekitar pukul setengah 12 siang, kami berangkat menuju lokasi. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, kami tiba di lokasi. Kebetulan cuaca hari itu cukup cerah. Yang pertama kali lakukan setelah tiba di lokasi tentu saja membeli tiket masuk. Tiket masuk yang ditawarkan kurang lebih hanya sebesar 5000 rupiah per orang. Waw, fantastis!
Tempat ibu-ibu pecel berjualan. Teduhnyaaa... \(^.^)/
Di dalam ditemukan banyak hewan, baik yang lucu nan imut, yang menggemaskan, bahkan yang menyeramkan. Hiii... Ya elah, namanya juga kebun binatang, apalagi yang ditemuin kalau bukan binatang. Hehehe... Next! Kami berjalan berkeliling. Dan ternyataaa... Kebun binatang Ragunan itu sangatlah luas.
Tampak danau di dekat tempat gue tidur-tiduran
Tak terasa hari sudah siang dan perut kami pun keroncongan. Melihat pecel yang dijajakan ibu-ibu di komplek kebun binatang Ragunan membuat kami semakin lapar. Akhirnya kami putuskan untuk membelinya. Lumayan, pecel sayur plus 1 lontong dibandrol dengan harga 10 ribu rupiah. Menurut gue pecelnya sih cukup pedes, tapi adek gue, bokap gue, dan nyokap gue bilang pedesnya pas, bahkan nyokap gue malah nambah goceng lagi! Beginilah kalau jadi orang yang ga suka pedes. Huhuhu... Karena kepedesan, gue sampai membeli bakwan dan tahu sumedang, lumayan, pedesnya hilang juga. Hehehe...
Kolam utama
Setelah cukup kenyang, gue tidur-tiduran dulu di pinggiran danau. Lagi asik-asik tiduran, tiba-tiba adek gue melihat seekor biawak berenang-renang di danau. Uwooo~!!
Burung pelikan
Setelah cukup puas tidur-tiduran, kami pun berjalan berkeliling lagi. Karena kehausan, nyokap minta dibeliin es, ya udah, panggil deh tukang es keliling. Harga esnya ga nanggung-nanggung brooohhh, es krim kayak dikasih sirup doank trus dikerasin dibandrol dengan harga 9000 rupiah! Amazing! Hehehe...
Mobil gandeng. Sayangnya banyak yang ngga dioperasikan.
Setelah lelah berkeliling, akhirnya kami putuskan untuk pulang. Ternyata, masih ada wisata hemat di ibukota, tempat terbuka umum yang masih sejuk karena banyak pepohonan. So, ini cerita gue. Ga bagus-bagus amat sih, lumayanlah buat nge-update blog ini dan buat ngasi info bagi yang membutuhkan. Hehehe... Thanks for reading. Enjoy~!! d(^.^)b
Anak gajah yang super duper unyuuu~!! Kyaaa~!! \(^0^)/
Inilah mamalia terbesar yang hidup di darat, yaitu gajah!

Thursday, January 23, 2014

This is Derry's Story


Coba klik link di atas dhe dan saksikan videonya! Cuman sebentar koq. Hehehe... (^.-)v

Monday, January 20, 2014

Katalog Karya Sosial Katolik

Katalog Karya Sosial KAJ 2012/2013. Isinya ada daftar panti asuhan, werdha, rehabilitasi, pelayanan orang miskin, dll. Semoga bermanfaat.




























Friday, January 17, 2014

Banjir Kembali Melanda Sunter di Awal 2014

Hai hai... Kali ini gue ingin memposting salah satu kabar yang tidak mengenakan yaitu banjir kembali melanda Sunter di awal 2014 ini. Begini kronologisnya...

Sekitar pukul setengah 6 pagi tadi, gue lagi enak-enaknya tidur, tiba-tiba suasana rumah menjadi gaduh karena bokap nyokap gue panik yang disebabkan oleh masuknya air hujan ke dalam rumah yang kita sebut banjir! Seketika juga gue bangun dan menyelamatkan semua barang-barang. Batako yang sudah disiapkan di depan rumah diangkat ke dalam untuk mengganjal tempat tidur, kulkas, dan orgen. Semua barang-barang diselamatkan ke tempat yang lebih tinggi. Hal ini membuat gue minta ijin ke kantor untuk tidak masuk hari ini. Tapi bersyukur juga sih, banjir kali ini hanya setinggi pergelangan kaki di bagian dalam rumah, masih lebih parah tahun lalu.
Ketinggian air di garasi rumah gue
Sampai postingan ini diturunkan, banjir sudah surut cukup banyak dan gue berharap hal seperti ini tidak akan terjadi lagi. Btw, gue belum mandi lho. Hahaha...

Oke, sekian dulu breaking newsnya. Semoga bermanfaat!